Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Install Linux di Windows 10/11 dengan Windows Subsystem for Linux



Untuk pengalaman menggunakan Linux secara lengkap, tidak ada pengganti untuk menginstall secara penuh. Namun jika anda pengguna Windows yang menginginkan lebih banyak pengalaman dalam menggunakan Linux, Windows Subsystem for Linux (WSL) adalah tempat yang tepat untuk memulai. Ini memberi anda kernel Linux dalam virtual machine yang ringan yang berjalan tepat di samping Windows dan dapat berinteraksi dengan file system-nya. Menyiapkan dan menjalankan Linux distro di mesin Windows anda sangatlah mudah, baik anda baru belajar Linux atau ingin menggunakan Linux development environment, jadi ada baiknya jika anda penasaran. Disini anda akan mempelajari cara menginstal Linux di Windows 10 atau Windows 11 dengan WSL.



Apa yang Akan Anda Dapatkan


Anda akan mendapatkan virtual machine Linux yang dapat dijalankan di Windows. Anda bisa mendapatkan Ubuntu, Debian, Kali, openSUSE, dan SLES, dan anda dapat menginstal dan menjalankannya secara bersamaan. Untuk sebagian besar, anda dapat melakukan apa saja dalam instalasi WSL yang akan anda lakukan pada instalasi terpisah untuk Linux, seperti menggunakan Bash shell, menjalankan tools command line, atau menginstal aplikasi Linux (command line). Anda dapat beralih dengan cepat antara Linux dan Windows dan yang terpenting, anda dapat mengakses file dan program Windows anda dari dalam shell Linux.


Yang tidak anda dapatkan adalah GUI (Graphic User Interface). WSL hanya command line, jadi anda harus mempelajari beberapa perintah dasar Linux.



Menginstal dan Menyiapkan WSL


Anda harus menjalankan versi Windows 10 terbaru atau Windows 11 agar ini berfungsi, tetapi itu hanya satu-satunya persyaratan. Petunjuk di bawah ini akan menyiapkan anda dengan versi terbaru Windows Subsystem for Linux (WSL2, per Juni 2020), meskipun anda harus terus mengupdate instalasi Linux sendiri menggunakan perintah dibawah ini.


sudo apt update && sudo apt upgrade

Catatan: Langkah 1, 2, dan 3 menggunakan command line di PowerShell untuk mengaktifkan fitur WSL. Jika anda lebih suka menggunakan GUI, cukup buka Windows Features melalui Search Windows, cari Windows Subsystem for Linux, dan beri ceklist pada kotaknya. Namun, penggunaan PowerShell disarankan.



1. Buka PowerShell dengan hak admin. Tekan Win + X dan pilih Windows PowerShell (Admin).

2. Kemudian masukan perintah berikut dibawah ini dan tekan Enter.

dism.exe /online /enable-feature /featurename:Microsoft-Windows-Subsystem-Linux /all /norestart



3. Jika anda diminta untuk restart, lakukan itu. Jika tidak, lanjutkan.

4. Buka Microsoft Store dan cari Linux untuk melihat semua opsi anda. Disini, saya akan menginstal Ubuntu.



5. Klik tombol Install dan tunggu proses download, kemudian luncurkan Ubuntu. Nantinya, anda dapat melakukan ini dari Start Menu anda.

6. Atur kombinasi username/password yang anda inginkan. Ini tidak harus sama dengan login Windows anda.



7. Update instalasi anda dengan menggunakan perintah berikut dibawah ini.

sudo apt update && sudo apt upgrade



8. Jika anda ingin menginstal packages, anda dapat menggunakan perintah berikut ini.

sudo apt install [package_name]




Perintah Dasar Linux



Jika anda sudah terbiasa dengan navigasi command line dasar untuk Linux, anda dapat meloncat sedikit ke bawah. Jika tidak, berikut adalah beberapa perintah dasar yang perlu anda ketahui untuk berpindah-pindah dalam command line Linux.



Menggunakan WSL dengan Windows

Jika mau, anda dapat menggunakan instalasi Linux anda sebagai systemnya sendiri di Windows, dengan file dan program yang benar-benar terpisah. Tidak apa-apa, dan anda mungkin sebenarnya ingin beberapa file disimpan di Linux karena keunggulan kecepatannya, tetapi salah satu keuntungan besar WSL adalah anda dapat berinteraksi dengan file dan folder Windows anda dengan memasang drive secara efektif ke system Linux anda. Ini memungkinkan anda untuk menggunakan Linux dengan apapun yang anda miliki di Windows, sehingga menyimpan semua file anda di tempat yang sama.

Menggunakan perintah Linux di shell Windows seperti PowerShell atau command prompt itu mudah. Gunakan saja perintah berikut ini.

wsl [the command you want to use]

Misalnya, jika anda ingin membuat daftar semua konten direktori anda saat ini menggunakan perintah Linux, cukup masukkan perintah:

wsl ls.

Ini akan menjalankan perintah Linux di Windows tanpa membuka system operasi yang sebenarnya.

Jika anda ingin memulai seluruh system operasi dari dalam PowerShell atau cmd, itu juga mudah. Jalankan saja perintah berikut ini:

wsl.exe

atau

bash.exe



Namun, akhirnya, anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara mengakses direktori Windows dari dalam system Linux anda. Kuncinya disini adalah bahwa Windows pada dasarnya dipasang sebagai drive eksternal ke system Linux, sehingga Linux dapat menggunakannya sebagai penyimpanan, membuatnya hampir sama dengan menggunakan OS anda untuk mengedit file pada flash drive.

1. Buka terminal Linux anda (Ubuntu, dalam hal ini) sebagai administrator Windows.



2. Akses Windows C:\ drive anda dengan menggunakan perintah berikut.

cd /mnt/c



Untuk mengonfirmasi bahwa anda telah mengaksesnya, jalankan perintah berikut ini untuk melihat file dan folder.

ls

3. Coba membuat direktori. Jalankan perintah berikut ini.

mkdir [your_directory_name]



Buka File Explorer dan periksa drive C:\ anda untuk mengonfirmasi bahwa Ubuntu membuat folder disana.

4. Jika ingin masuk ke direktori, gunakan perintah berikut ini.

cd /mnt/c/[your_directory_name]



5. Untuk membuat file, gunakan perintah berikut ini.

touch [your_file_name]



6. Untuk edit file, gunakan perintah berikut ini.

nano [your_file_name]



Masukkan beberapa kata, lalu tekan Ctrl + O untuk menyimpan dan Ctrl + X untuk keluar.

7. Untuk memeriksa kembali file system Windows anda. Anda akan melihat file teks dengan konten yang anda masukkan.



8. Jika anda mau, anda dapat menavigasikan ke folder atau dokumen lain di drive Windows anda dan mengeditnya menggunakan Ubuntu.

Sekarang katakanlah anda ingin mengakses file Linux anda di Windows atau mungkin hanya ingin representasi GUI dari file system anda. Tidak masalah. Cukup navigasikan ke direktori Linux yang ingin anda lihat dan masukkan perintah berikut ini.

explorer.exe .

. (titik) di bagian akhir adalah singkatan dari direktori saat ini, dan jika anda memasukkannya, explorer.exe akan meluncurkan jendela Windows Explorer yang menampilkan file Linux anda.

Anda sebenarnya dapat meluncurkan aplikasi Windows lainnya dan juga menjalankan perintah Windows dari Linux. Sebagai contoh saya akan meluncurkan notepad.

Notepad.exe

Sekarang setelah anda tahu cara menginstal Linux di Windows 10 atau Windows 11 dan bagaimana ia berinteraksi dengan Windows, anda kemudian dapat melakukan apapun yang anda inginkan. anda dapat menjalankan bahasa pemrograman, menjalankan server lokal, menggunakan Windows IDE untuk bekerja di shell Linux, menjalankan beberapa Linux distro secara bersamaan, atau hanya bermain-main dengan Linux untuk merasa nyaman dengan command line. Kegagalan yang terjadi cukup rendah. Jika anda mengacaukan sesuatu, mereset atau menginstal ulang Linux distro anda dapat di lakukan dan ini cukup mudah.


Sekian tutorial kali ini, semoga membantu anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pengalaman dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Post a Comment for "Cara Install Linux di Windows 10/11 dengan Windows Subsystem for Linux"