Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Open Port dan Mengatur Port Forwarding pada Router Anda


Kita mungkin dihadapkan dengan pesan yang mengatakan bahwa kita perlu open ports atau forward ports karena satu dan lain alasan. Baik itu fitur keamanan Internet, akses remote desktop, atau game berbasis online, mungkin itu menjadi alasan bagi anda untuk menyiapkan port forwarding pada router anda. Sebelum mengambil risiko, anda harus menyadari apa artinya ini secara tepat, risiko (relatif kecil) yang terlibat, dan bagaimana mengendalikan proses ini.


Apa itu Port?

Pikirkan port sebagai bagian virtual di dalam router anda yang mengontrol lalu lintas yang terjadi antara komputer anda dan Internet. Hanya port tertentu yang tetap dibuka setiap saat, memastikan anda tidak mendapatkan tumpukan lalu lintas yang tidak diinginkan atau berbahaya di komputer anda.

Port tertentu memiliki peran tetap, seperti mengirimkan data website ke komputer anda misalnya port 80 atau port 443. Sementara itu, port yang lainnya tetap bebas dan dapat digunakan oleh aplikasi lain (yang pengembangnya menetapkan port untuk menjalankan aplikasi ini). Anda dapat menemukan daftar lengkap port router dan apa yang ditugaskan disini.


Mengatur Static IP Address

Agar port forwarding berfungsi, anda harus menetapkan static internal IP address (ipv4) untuk perangkat anda. Secara default, alamat ipv4 anda mungkin dinamis, yang artinya selalu berubah, sehingga port forwarding tidak akan dapat menjabarkan perangkat anda di jaringan rumah anda.


Windows

1. Di Windows buka Control Panel anda. Di Control panel ubah tampilan ke Large atau Small icons di kanan atas jendela. Kemudian pilih Network and Sharing Centre.

2. Dihalaman selanjutnya pilih Change adapter settings di panel kiri.


3. Klik kanan Local Area Connection anda dan klik Properties.


4. Kemudian di bawah tab Networking pilih Internet Protocol Version 4 dari daftar dan klik Properties.


5. Di jendela baru pilih Use the following IP address. Apa yang anda masukkan disini akan tergantung pada pengaturan IP anda. Untuk memeriksa pengaturan IP anda, buka command prompt dan masukkan ipconfig/all dan klik Enter.


  • IP address: Ini harus memiliki subnet yang sama dengan gateway default anda, jadi hanya mengubah angka setelah titik terakhir. Misalnya, gateway default adalah 192.168.1.2, dan kita dapat membuat IP address 192.168.1.200.
  • Subnet mask: Masukkan nomor yang sama dengan apa yang ditampilkan di ipconfig.
  • Default gateway: Sekali lagi, nomor yang sama yang anda lihat di ipconfig.
  • Preferred DNS server: Sama seperti server DNS di ipconfig anda.


6. Setelah anda selesai, klik OK, dan anda harus memiliki static IP address yang berfungsi.


Cara Open Port dan Mengatur Port Forwarding pada Router Anda

Pertama, ingatlah bahwa itu mungkin bukan port pemblokiran router anda tetapi firewall anda, jadi sebelum menggali ke router anda, periksa pengaturan firewall anda dan lihat apakah anda dapat mengontrol port anda dari sana. Cara melakukannya akan bervariasi di antara firewall yang berbeda.

Setelah anda selesai melakukannya, dan anda masih perlu open port, port itu menuju ke router. Sekali lagi, proses ini akan bervariasi dari satu router ke router lainnya, tetapi intinya adalah sama. Di panduan ini saya contohkan dengan melakukannya di FiberHome.

1. Masuk ke router anda melalui browser anda. Alamat router saya (gateway default) adalah 192.168.1.1. Yang lain mungkin berbeda, mungkin 192.168.0.1 atau 192.168.1.2. Ada kemungkinan besar alamat router anda (dan kata sandi) ditulis pada router anda yang sebenarnya, jadi periksalah.

2. Setelah anda masuk ke router anda, pergilah ke Port Forwarding. Untuk router saya ini berada di bawah tab Application, tetapi mungkin sedikit berbeda untuk anda. Mungkin di Advanced - Security dan lainnya. Klik Add untuk menambahkan port forwarding.

3. Sekarang, bagian yang penting. Anda akan diberikan daftar kotak yang tampak menakutkan untuk diisi dengan angka. Jangan khawatir, itu tidaklah buruk.
  • Description : Nama pengaturan port forwarding yang hendak anda buat
  • Public Port : Ini bisa berupa kisaran port (2550-2550, misalnya), atau bisa juga hanya satu port dimana anda memasukkan nomor yang sama ke dalam kotak titik awal dan akhir.
  • IP : Masukkan nomor static IP address yang anda buat sebelumnya.
  • Private Port : Sama seperti Public Port

  • Protocol : Jenis protokol apa yang digunakan aplikasi. Sebagian besar adalah TCP, beberapa adalah UDP, tetapi jika anda tidak yakin, pilih All.

  • Enable/Disable: Mengaktifkan atau menonaktifkan port forwarding.


Untuk lebih lengkapnya anda dapat mendownload panduan lengkap untuk beberapa router disini.

Port forwarding memiliki banyak kegunaan, dan sementara sebagian besar aplikasi disiapkan untuk melakukan pekerjaan untuk anda, ada baiknya anda siap jika anda perlu mengendalikan situasi.

Sekian tutorial kali ini. Baca juga tutorial saya tentang cara mengatur port forwarding di Windows 10. Terimakasih dan GBU. STAY AT HOME!!

Post a Comment for "Cara Open Port dan Mengatur Port Forwarding pada Router Anda"