Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tools Dekripsi Ransomware Terbaik untuk Windows


Selama beberapa tahun terakhir ransomware telah meningkat, dan semakin banyak pengguna komputer yang terkena dampaknya. Setelah system anda terinfeksi ransomware, ia mengenkripsi semua data anda dan menyimpannya untuk tebusan.

Ransomware menguntungkan bagi penciptanya dan sangat merugikan bagi korbannya. Untungnya, banyak peneliti dan perusahaan keamanan telah menciptakan tools dekripsi gratis untuk mendekripsi file atau data yang dienkripsi oleh ransomware. Jika anda terpapar oleh ransomware, berikut adalah beberapa tools dekripsi ransomware gratis yang dapat membantu anda mendapatkan kembali data anda.


Beberapa Hal yang Harus Diketahui
  • Sebelum menggunakan tools dekripsi ransomware apapun, pastikan Aanda telah menghapus infeksi dari system anda dengan software anti-virus atau anti-malware yang mampu dan terkini. Jika tidak, ransomware dapat mengenkripsi kembali semua file anda segera setelah anda mendekripsi.
  • Tidak ada tools dekripsi universal untuk mendekripsi data yang dienkripsi oleh ransomware. Jadi sebelum menggunakan tools dekripsi ransomware, anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi ransomware. Setelah diidentifikasi, anda dapat menggunakan tools dekripsi yang dirancang khusus untuk menangani ransomware tersebut. Secara umum, anda dapat mengidentifikasi ransomware dengan hanya melihat pesan peringatan yang disajikan oleh ransomware atau dengan ekstensi file yang dienkripsi.
  • Setiap tools dekripsi ransomware memiliki instruksi sendiri tentang cara menggunakannya. Jadi, baca panduan penggunaan secara menyeluruh sebelum menggunakan tools dekripsi tersebut.


1. Rakhni Decryptor

Rakhni Decryptor dirancang oleh Kaspersky Lab untuk mendekripsi file yang dienkripsi oleh beberapa ransomware yang lebih terkenal. Varian ransomware ini termasuk Rakhni, Agent.iih, Aura, Crysis (versi 2 dan 3), Autoit, Rotor, Pletor, Lamer, Lortok, Cryptokluchen, Chimera, Democry, TeslaCrypt (versi 3 dan 4) dan masih banyak lagi.. Rakhni Decryptor juga diupdate untuk mendekripsi file yang dienkripsi oleh Dharma ransomware.



2. WanaKiwi

Sebagian besar mungkin akrab dengan ransomware WannaCry yang baru-baru ini berhasil menyebar ke lebih dari 100 negara. WanaKiwi didasarkan pada Wanadecrypt, menyediakan cara sederhana untuk mendekripsi atau memulihkan file yang dienkripsi oleh WannaCry. Decryptor mendukung Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows Server 2003 dan 2008. Namun, peringatannya adalah ia hanya dapat memulihkan file anda jika system belum di restart setelah infeksi. Jika system anda di restart atau jika proses Wannacry telah dimatikan, WanaKiwi tidak dapat memulihkan file anda.



3.  Emsisoft Ransomware Decryption Tools

Emsisoft merilis beberapa tools dekripsi ransomware gratis untuk dengan cepat mendekripsi file yang dienkripsi oleh beberapa ransomware utama. Varian ransomware ini termasuk tetapi tidak terbatas pada BadBlock, Apocalyse, Xorist, ApocalypseVM, Stampado, Fabiansomware, Philadelphia, Al-Namrood, FenixLocker, Globe (versi 1, 2, dan 3), OzozaLocker, GlobeImposter, NMoreira, CryptON, Cry128, dan Amnesia (versi 1 dan 2). Identifikasi saja ransomware tempat anda terinfeksi dan download decryptor, jika tersedia.



4. Rannoh Decryptor

Kaspersky Lab juga mengembangkan dekriptor lainnya yang bernama Rannoh Decryptor. Sama seperti Rakhni Decryptor, Rannoh Decryptor juga dapat mendekripsi file yang dienkripsi oleh Rannoh, CryptXXX (versi 1, 2 dan 3), Fury, Cryakl, AutoIt, Polyglot alias Marsjoke, dan Crybola. Kaspersky Lab juga telah merilis beberapa tools dekripsi ransomware lainnya untuk membantu anda mendekripsi data yang dienkripsi oleh ransomware. Anda dapat download di sini.



5. Avast Ransomware Decryption Tools

Sama seperti Emsisoft, Avast merilis beberapa tools dekripsi ransomware. Dengan menggunakan tools yang disediakan, anda dapat mendekripsi data yang dienkripsi oleh AES_NI, BTCWare, CrySiS, HiddenTear, NoobCrypt, SZFLocker, XData, Alcatraz Locker, FindZip, dll. Cukup buka halaman download, identifikasi ransomware menggunakan instruksi dan download tools dekripsi.



6. AVG Ransomware Decryption Tools

AVG juga merilis beberapa tools dekripsi untuk ransomware seperti Apocalypse BadBlock, Bart, Crypt888, Legion, SZFLocker, dan TeslaCrypt. Hal baiknya adalah halaman download AVG akan memberitahu anda cara mengidentifikasi ransomware tersebut dan membantu anda mendownload tools dekripsi yang sesuai.



7. NoMoreRansom

Mempertimbangkan beratnya ransomware, kampanye bersama yang bernama NoMoreRansom diprakarsai oleh Intel Security, Europol, Dutch National Police, dan Kaspersky Lab. Koalisi ini mendidik pengguna dan menyediakan tools dekripsi gratis untuk memulihkan data terenkripsi. Saat menulis ini, situs web NoRansomware memiliki 220 tool dekripsi yang disediakan oleh berbagai peneliti keamanan, perusahaan, dan anggota organisasi lainnya. Jika anda tidak tahu ransomware mana yang menyerang system anda, cukup mengupload file sampel dari PC anda. Segera setelah anda menguploadnya, website akan mengidentifikasi ransomware dan memberi anda tools dekripsi yang diperlukan, jika tersedia.



Ransomware adalah pembawa bencana bagi kita. Maka berhati-hatilah saat anda berselancar di internet. Dan untuk mencegah semuanya itu, ada baiknya anda membaca artikel saya lainnya tentang cara agar terlindung dari ransomware dengan controlled folder access di Windows 10.

Sekian artikel kali ini. Semoga membantu anda. Jangan lupa berikan komentar di bawah tentang penggunaan tools di atas untuk memulihkan data anda yang terenkripsi oleh ransomware. Terimakasih dan GBU.

Post a Comment for "Tools Dekripsi Ransomware Terbaik untuk Windows"